Fenomena Ponari…
February 24th, 2009 by ladyfi06Cerita berawal dari pembicaraan di suatu sore yang mendung antara aku (she manieztttttttt), Bang Daus (manusia 100 juta rupiah) dan Pak Mulyadi (sang komandan…86 Dan) tentang Sang dukun sakti Ponari…Yup…akhir-akhir ini ponari banyak diberitakan dimedia cetak maupun elektronik karena kemampuannya menyembuhkan berbagai macam penyakit melalui batu yang dimilikinya (weis…katanya berasal dari petir lho).
Bang Daus bilang (dalam bahasa Betawi kuno yang sudah diterjemahkan), “Wah sekarang tabungannya Ponari sudah mencapai Rp. 1 milyar lho”…disambung dengan Pak Mul (dalam bahasa Jawa yang juga sudah diterjemahkan), “Weh enak tuh Dus (Bang Daus…red) bisa kaya mendadak trus bangun rumahnya deh”. Dan aku pun melempar pertanyaan “ayo…kalo Pak Mul atau Bang Daus tiba-tiba dapet uang Rp. 1 Milyar saat ini mau digunakan buat apa?”…dengan lantang mereka berdua menjawab “Kawin lagi…hahaha…kan minimal 7″, kita bertiga pun tertawa sambil senyum-senyum sendiri khususnya Pak Mul dan Bang Daus (ayo…mikirin apa).
Tapi langsung dijawab lagi sama Bang Daus “Tapi ada hikmahnya juga si Ponari, sekarang desanya jadi dikenal orang, trus bisa bangun rumah sama desanya, trus sekarang ada mendadak jadi tukang jualan (secara pasien ponari pada kelaperan pas antri dimasukin batu). Aku pun menjawab, “iye Bang, setiap kejadian ada hikmahnya walaupun kenyataan pahit sekalipun pasti ada hikmahnya…buktinya gara-gara Ponari jadi muncul deh penulis dadakan tentang Ponari yang hebatnya Buku Ponari laku keras lho”…dan yang pasti Ponari mampu membuat orang tersugesti untuk sembuh hanya dengan mencelupkan batunya keair yang digunakan oleh sang pasien…wah mirip sama Pak Prass ga ya (Sang Mind Provocator) kalo lagi meng-sugesti orang…hehehe
Karena langit sudah tidak tahan lagi menahan beban air, maka turunlah hujan dengan derasnya disertai petir yang lumayan kenceng…serta merta Bang Daus beranjak keluar. 15 menit kemudian Bang Daus kembali ketempatnya…”Lho Bang kok tadi pas ujan buru-buru keluar”, dan jawaban Bang Daus “Nongkrong diluar, kali-kali aja pas petir batu Ponari muncul…Eh ditungguin kagak muncul-muncul…(dengan muka polos)”…